![]() |
| pelatihan pembuatan sabun cair bagi ibu rumah tangga di Desa Asan Kareung, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Sabtu (7/2). |
LHOKSEUMAWE, SIYASAH News|Mahasiswa KKN Unimal Lhokseumawe menggelar pelatihan pembuatan sabun cair bagi ibu rumah tangga di Desa Asan Kareung, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Sabtu (7/2). Selain sebagai bagian dari upaya mendukung agenda pemberdayaan masyarakat dan kemandirian desa, kegiatan ini juga selaras dengan komitmen pembangunan berbasis partisipasi publik dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa.
Ketua Kelompok 69 KKN Unimal Lhokseumawe, Ikhlasul Absor menjelaskan, edukasi pembuatan sabun cair tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK. Sehingga mereka mampu memproduksi sabun cair secara mandiri.
Selain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, keterampilan ini diharapkan dapat berkembang menjadi usaha skala kecil yang mendukung penguatan ekonomi keluarga dan sejalan dengan upaya pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.
Lebih dari itu, pelatihan pembuatan sabun cair ini juga diharapkan mampu mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan masyarakat desa, seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya kebersihan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan ketersediaan sabun cair hasil produksi mandiri, masyarakat tidak hanya lebih mudah menjaga kebersihan diri dan lingkungan, tetapi juga turut membangun budaya hidup sehat yang berkelanjutan di tingkat gampong.
Mahasiswa KKN memberikan penjelasan mengenai bahan-bahan dasar yang digunakan, tahapan pembuatan sabun cair, serta tips keamanan dalam proses pencampuran bahan. Para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga dilibatkan secara langsung dalam praktik pembuatan sabun cair, mulai dari pengukuran bahan hingga proses pengadukan dan pengemasan.
"Pembuatan sabun cair ini adalah salah satu program kami dalam mengedukasi ibu-ibu PKK di ASEN kareung melalui praktek secara langsung sehingga kedepan dapat membuatnya agar ibu-ibu disini lebih produktif lagi," ujar Ikhlasul Absor.
Sementara itu, antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam bertanya dan mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan penuh semangat. Para ibu rumah tangga mengaku senang karena memperoleh pengetahuan baru yang mudah diterapkan di rumah serta memiliki nilai manfaat ekonomi, sekaligus mempererat silaturahmi dan kolaborasi antara mahasiswa KKN dan masyarakat Desa Asan Kareung dalam semangat pemberdayaan desa.
Mahasiswa KKN berharap melalui kegiatan edukasi ini, ibu-ibu PKK dapat memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk menunjang kebutuhan sehari-hari serta membuka peluang usaha rumahan yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam mendukung pemberdcayaan dan kemandirian desa.(rel/red)
Ketua Kelompok 69 KKN Unimal Lhokseumawe, Ikhlasul Absor menjelaskan, edukasi pembuatan sabun cair tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK. Sehingga mereka mampu memproduksi sabun cair secara mandiri.
Selain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, keterampilan ini diharapkan dapat berkembang menjadi usaha skala kecil yang mendukung penguatan ekonomi keluarga dan sejalan dengan upaya pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.
Lebih dari itu, pelatihan pembuatan sabun cair ini juga diharapkan mampu mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan masyarakat desa, seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya kebersihan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan ketersediaan sabun cair hasil produksi mandiri, masyarakat tidak hanya lebih mudah menjaga kebersihan diri dan lingkungan, tetapi juga turut membangun budaya hidup sehat yang berkelanjutan di tingkat gampong.
Mahasiswa KKN memberikan penjelasan mengenai bahan-bahan dasar yang digunakan, tahapan pembuatan sabun cair, serta tips keamanan dalam proses pencampuran bahan. Para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga dilibatkan secara langsung dalam praktik pembuatan sabun cair, mulai dari pengukuran bahan hingga proses pengadukan dan pengemasan.
"Pembuatan sabun cair ini adalah salah satu program kami dalam mengedukasi ibu-ibu PKK di ASEN kareung melalui praktek secara langsung sehingga kedepan dapat membuatnya agar ibu-ibu disini lebih produktif lagi," ujar Ikhlasul Absor.
Sementara itu, antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam bertanya dan mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan penuh semangat. Para ibu rumah tangga mengaku senang karena memperoleh pengetahuan baru yang mudah diterapkan di rumah serta memiliki nilai manfaat ekonomi, sekaligus mempererat silaturahmi dan kolaborasi antara mahasiswa KKN dan masyarakat Desa Asan Kareung dalam semangat pemberdayaan desa.
Mahasiswa KKN berharap melalui kegiatan edukasi ini, ibu-ibu PKK dapat memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk menunjang kebutuhan sehari-hari serta membuka peluang usaha rumahan yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam mendukung pemberdcayaan dan kemandirian desa.(rel/red)
.png)

