ACEH UTARA, SIYASAH News | Mengantisipasi dampak buruk kabut asap yang menyelimuti wilayah Aceh Utara, pemerintah kabupaten setempat mengeluarkan himbauan kewaspadaan. Dengan harapan dapat meminimalkan risiko kesehatan dan keselamatan akibat kondisi udara yang tidak sehat tersebut, Kamis (15/10).
Pemkab Utara menginstruksikan agar seluruh warga meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti sejumlah panduan pencegahan. Seruan disampaikan Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, SE., M.M, bersama Wakil Bupati Tarmizi, S.I.Kom, Plt. Kalaksa BPBD M. Nasir, S.Sos., M.Si, dan Sekda Dayan Albar, S.Sos., M.A.P.
Dalam keterangannya, pemerintah mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama jika tidak mendesak. Anak-anak disarankan untuk tidak terlalu sering bermain di luar rumah demi menjaga kesehatan saluran pernapasan mereka.
Pemerintah juga secara tegas melarang warga untuk membakar sampah dan lahan, yang dapat semakin memperparah kondisi kabut asap. Selain itu, warga diwajibkan untuk selalu menggunakan masker jika terpaksa beraktivitas di luar rumah.
Bagi pengendara diimbau untuk berhati-hati dan menjaga jarak pandang demi keselamatan lalu lintas. Masyarakat juga disarankan untuk meningkatkan konsumsi air putih agar tetap terhidrasi.
Tak lupa, pemerintah mengajak seluruh warga untuk bersama-sama berdoa memohon perlindungan dan keselamatan kepada Allah SWT dari bencana ini.
Meredam Paparan Kabut Asap
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Aceh Utara Ns.Mulyadi.S.Kep.,M.Kes berharap kerja sama seluruh lapisan masyarakat, dapat meredam dampak paparan kabut asap.
Menurut Mulyadi, meskipun kabut asap tersebut berasal dari kebakaran hutan di luar wilayah Aceh Utara, kewaspadaan bersama tetap menjadi hal yang utama.
"Dengan kepatuhan dan kerja sama seluruh lapisan masyarakat, dapat mengurangi dan meminimalisir dampak dari kabut asap yang menyelimuti Aceh Utara walaupun bukan bersumber asapnya dari wilayah kita dan ini kuasa Allah, kebakaran jutan di provinsi lain, namun dampak asapnya sampai ke wilayah kita. Tetap siaga terhadap berbagai ancaman bencana, mari kita bersahabat dengan alam," ungkap Mulyadi.(Tim)

